Selasa, 20 April 2010

Black Forest Topping Cherry Merah



BAHAN I:
-6 butir telur
-90 gr gula pasir 1 sd SP
- susu, maizena, margarine @ 15gram
- coklat pasta

BAHAN II:
- selai strawberry dan kacang tanah goreng
Topping:
-mentega putih
- mentega
-essence vanila
-susu kental
-coklat leleh
-Cherry Merah

CARA MEMBUAT:
1. Semua Bahan I dikocok kecuali margarine, setelah kembang baru masukkan margarine yang dilelehkan, bakar 10 menit
2. Gunakan selai dan kacang sebagai lapisan antara black forest

Topping disusun sedemikian rupa seperti foto

Ada beberapa tips penting yang disampaikan Ibu Kasmita yakni:
1. Saat mengocok telur tanda sudah selesai yakni ketika bahan diangkat sudah tidak menetes lagi alias kentalnya bagus
2. Saat melelehkan mentega jangan sampai keluar minyak tapi panas yang secukupnya saja
3. Saat membakar cake tunggu sampai oven panas baru adonan dalam loyang dimasukkan.
4. Pemilihan tepung gula harus hati-hati, yang bagus adalah yang memiliki bongkahan, bukan yang kesemua bagiannya halus seperti tepung karena bisa jadi itu campuran dengan bahan lain.
5. Mengecek apakah saat dipanggang adonan sudah bisa diangkat atau tidak adalah menggunakan bantuan lidi, kalau sudah tidak lengket berarti sudah matang

Karakter Seseorang Berdasarkan Golongan Darah



Golongan darah dapat mencerminkan watakmu. Believe it or not??!!


Golongan darah A :
Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang pas-pasan misalnya, eh malah diberikan keorang lain. Tapi ya itu, dia hanya akan memberikan pertolongan berdasarkan perasaan hati nurani alias nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta padanya, dia amat nggak suka.Orang punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika sudah merasa cape dalam mengerjakan sesuatu suka ngedumel/cuap2. he..he..he.. Bicaranya ceplas-ceplos, tanpa peduli pada perasaan orang lain. Pada orang yang jelas-jelas nggak disukainya terlalu diperlihatkan. Boro-boro mau ngobrol, dekat-dekat aja nggak mau.Pada umumnya orang yang memiliki golongan darah A sedikit pemalu. Itu sebabnya untuk bisa masuk lingkungan pergaulan butuh waktu beradaptasi cukup lama.

Golongan darah B :
Otaknya cerdas, sifatnya periang dan rasa humornya tinggi. Demen banget ngobrol, bahkan kalau sudah ketemu orang yang dianggapnya cocok, betah ngobrol sampai berjam-jam lamanya.Orang yang memiliki golongan darah B termasuk orang yang mudah bergaul. Sahabatnya ada di mana-mana. Sikapnya selalu optimis dan jika sudah mengambil keputusan, sulit sekali diubah. Pendiriannyayang keras itulah yang menjadikannya sering meraih sukses. Apa yang dicita-citakannya selalu tercapai.Kelemahan dari orang yang memiliki golongan darah B adalah kurang hati-hati. Suka pamer dan suka dipuji. Bicaranya terkadang seperti nggak pakai kontrol. Nggak jarang sering membuat lawan bicaranya tersinggung.

Golongan darah AB :
Orang yang di dalam tubuhnya mengalir golongan darah AB punya watak yang lain dari yang lain. Kalau boleh disebut, perangainya sangat istimewa yang merupakan gabungan watak atau sifat golongan darah A dan B.Begitu istimewanya, sampai-sampai isi hatinya sulit sekali ditebak, apalagi jalan pikirannya. Kalau dari kulitnya, penampilannya sehari-hari misalnya, lebih condong keorang yang memiliki golongan darah B, seperti mudah bergaul, selalu optimis dan pendiriannya keras serta suka dipuji. Tapi sebenarnya hatinya sih cenderung ke golongan darah A. Suka mengalah dan murah hati.Bahkan teman-teman dekatnya pun sering menyebutnya sebagai manusia aneh. Habis wataknya bisa berubah 180 derajat hanya dalam waktu sekian menit. Misalnya sedang marah, tiba-tiba dia bisa tertawa terbahak-bahak. Begitu juga jika sedang santai misalnya, bisa saja tiba-tiba dia jadi sedih.Hanya sajaorang yang punya golongan darah AB suka kurang percaya diri. Bawaanya selalu curiga!

Golongan darah O:
Rasa percaya dirinya oke. Pendiriannya kuat dan nggak mudah goyah. Apa yang sudah menjadi keputusannya, nggak bisa diubah dengan bujuk rayu. Tapi nggak menutup kemungkinan keputusannya itu bisa diubahnya, hanya dengan teori serta didukung alasan kuat dan masuk akal.Tapi jangan khawtir atau ragu dengan keputusan yang diambilnya. Soalnya, setiap keputusan yang diambilnya, itu merupakan hasil pemikirannya yang matang. Mengingat orang yang memiliki golongan darah O ini bijaksana.Sikap bijaksananya itulah yang membawanya nggak mudah terpengaruh pada lingkungan pergaulan yang buruk. Orang yang memiliki golongan darah O lebih suka nggak punya teman, ketimbang harus masuk lingkungan pergaulan yang buruk.Seperti pepatah mengatakan, tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan orang yang memiliki golongan darah O ini! Kelemahannya, keras kepala dan terkadang pandangannya agak konvensional. Nggak suka mengalah. Dalam perdebatan misalnya, meskipun sudah tahu kalau pendapatnya itu salah, tapi tetap nggak sudi mengakuinya.

Jumat, 16 April 2010

Sujud Qu Utk Mu



Di sepanjang waktu ku menjani kehidupan ini
begitu banyak dosa kesalahan terhadap mu ya ALLAH

Di malam yang Indah ini q bersujud di hadapan mu
hanya sekedar mengaharap belas kasih mu

Ayat-ayat mu berkumandang di stiap tempat-tempat ibadah
begitu syahdu terdengar
tergetar hati ini
tergerak jiwa ini
tuk bersujud di pangkuan mu

Bertekuk lutut disini
Dan memanjatkan do'a
Bersembah sujud
Hanya untuk-Mu ya Allah

Ku hanya mahluk ciptaan-Mu
Yang berlumur dosa
Ampuni segala kesalahan
Tunjukkan ku jalan yang kau ridhoi

mohon ampun
atas semua dosa yang telah ku perbuat
dan ku sadari semua kesalahan itu

ampuni ku ya ALLAH
ampuni ku ya ALLAH
ampuni ku ya ALLAH

SUJUD KU UNTUK MU

By: Mutiara

Air Mata Rasul

“Aku menangis tidak sanggup menahan air mata membaca kisah ini. Betapa berat perasaan ini saat sang Nabi Agung dicabut ruhnya oleh sang malakul maut, bergetar perasaan menahan haru, dan betapa besar cinta Rasulullah Muhammad SAW pada umatnya. Tidak ada pemimpin di dunia ini seagung beliau. Allahumma shalli ‘ala Muhammad …!!” Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk..?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih ALLAH dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan ALLAH?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, " kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul ALLAH, aku pernah mendengar ALLAH berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih ALLAH direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

"Ya ALLAH, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku.."

“Allaahumma Shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Al faatihi lima ughliqa wal khaatimi limaa sabaqa wanaashiril haqqi bil haqqi walhaadii ilaa shiraathal mustaqiimi wa’alaa aalihi wa shahbihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil azhiimi…” “Ya ALLAH limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami tercinta, Nabi Muhammad SAW, yang telah membuka apa yang tertutup dan menutup semua risalah sebelumnya. Penunjuk ke jalan yang benar, penghancur kebatilan dengan cara yang hak, dan pembela yang hak dengan cara yang hak pula. Limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan kepada umatnya yang dicintainya hingga akhir zaman, Amin.”

Betapa besar cinta Rasulullah kepada kita. Apa yang sudah kita lakukan sebagai wujud kita mencintainya?....

Selasa, 13 April 2010

Mampukah Aku Menjadi Wanita Sholihah?

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama...

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aisyah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan...
Mengalir air mataku
Melihat pengorbanan puteri sholehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...

Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah....
Tabah Jiwaku
Setabah Umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar....

Mampukah aku menjadi wanita sholehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah....

Smg bisa.. Bismillah 