Tampilkan postingan dengan label Motivational Poem's. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivational Poem's. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2011

Betapa Malu Qu ini Pada Mu Ya Rabbi & Muhammad (I'm ashamed)

Jika semua Tersadari semua
Betapa rendahnya
Betapa tak tahu diri ini
Betapa kurang mensyukuri akan nikmat-MU
Dalam do'a-do'a yg Qu haturkan
Sering kali dunia yg Qu minta
Dunia, dunia, dunia.. dan dunia
Mengeluh, mengeluh, mengeluh.. dan mengeluh
Selalu merasa kurang dan melupakan nikmat lain yg Engkau berikan pada Qu
Nikmat sehat
Nikmatnya bernafas
Nikmatnya iman kepadaMu
Nikmatnya Islam agamaMu
Jujur, Qu malu pada DIA
Pada utusanMu, Muhammad SAW
Yang selalu bersyukur kepadaMu dalam kesederhaan
Dan Qu sangat malu kepadaMu wahai Allah Qu
Dalam do'a, selalu meminta dunia, bukan Ampunan atas segala dosa-dosa
Qu malu, saat nafas ini Qu dapatkan percuma & terbuang sia-sia
Tanpa mensyukuri akan RahmatMu
Qu malu Yaa Rabbi, maafkanlah diri ini yang berlumuran dosa-dosa.

Dari Abu Bakr Ash Shiddiq, beliau berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عَلِّمْنِى دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِى صَلاَتِى . قَالَ « قُلِ :اللَّهُمَّ إِنِّى ظَلَمْتُ نَفْسِى ظُلْمًا كَثِيرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ ، فَاغْفِرْ لِى مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ ، وَارْحَمْنِى إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ »

“Ajarkanlah aku suatu do'a yang bisa aku panjatkan saat shalat!" Maka Beliau pun berkata, "Bacalah: 'ALLAHUMMA INNII ZHOLAMTU NAFSII ZHULMAN KATSIIRAN WA LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA FAGHFIRLII MAGHFIRATAN MIN 'INDIKA WARHAMNII INNAKA ANTAL GHOFUURUR RAHIIM

(Ya Allah, sungguh aku telah menzhalimi diriku sendiri dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Maka itu ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) '." (HR. Bukhari no. 834 dan Muslim no. 2705)

Jumat, 16 Juli 2010

^_^ Y@ ^_^

Ya ... untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama.

Ya ... untuk ucapan-ucapan baikmu yang membangun persahabatan sejati dan menjauhkan rasa dengki

Ya ... untuk dermamu yang membahagiakan si miskin, menyenangkan si fakir dan mengenyangkan si Lapar

Ya ... untuk selalu bersanding dengan al-Quran seraya membaca, menghayati, dan mengamalkannya sambil bertobat dan beristigfar.

Ya ... untuk senantiasa berzikir,beristigfar, memanjatkan doa, dan memperbaiki tobat

Ya ... untuk bekerja keras mendidik anak - anakmu dengan agama, mengajarkan sunah-sunah Nabi kepada mereka dan mengarahkan mereka kepada hal-hal yang bermanfaat

Ya ... untuk rasa malu dan hijabmu yang diperintahkan Allah. itulah satu-satunya cara untuk memelihara kesucian dan kehormatanmu

Ya ... untuk hanya bergaul dengan wanita-wanita baik yang selalu takut pada Allah, mencintai agama, dan menjunjung tinggi nilai-nilainya

Ya ... untuk berbakti kepada orang tua, emnyambung silatuhrahmi, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim

Ya ... untuk membaca dan menelaah buku-buku yang bermutu dan bermanfaat

Jadilah Wanita Paling Bahagia ....

Selasa, 13 April 2010

Mampukah Aku Menjadi Wanita Sholihah?

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama...

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aisyah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan...
Mengalir air mataku
Melihat pengorbanan puteri sholehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...

Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah....
Tabah Jiwaku
Setabah Umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar....

Mampukah aku menjadi wanita sholehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah....

Smg bisa.. Bismillah 

Senin, 22 Maret 2010

Biarkan...

biarkan…
biarkan…Qu selalu menyapamu
laksana angin…
yang kadang kau suka dan tak kau suka…

bila…
dari “bintang” kau dapatkan
sejuta makna……maka.
berbahagaialah jua sang pemilik hati ini
karena bisa tuangkannya dalam
hakikat inspirasi!!

syukron berat atas semua yang kau lakukan untukku
mungkin bagimu terkesan biasa-biasa saja
tapi tidak bagiku!
kau tahu?
sampai-sampai aku tak bisa ungkapkan betapa dan betapa
semuanya…. “B E R A R T I”
dan dengan semua itu,
...............

“cinta baru berharga jika diberikan kepada seseorang yang menghargainya”

Qu memang tak begitu mengenal secara detail bagaimana
sosok pribadi, prinsip, idealis dan persepsi lakon hidupmu…
tapi jangan salah,
manusia memiliki kepekaan
yang berbeda...

kau harus tahu…
yang kutawarkan adalah “jalinan cinta yang tulus”
dan dalam hal ini tak ada yang harus kau lakukan untukku
biarkan hati ini merindui,
biarkan hati ini menyayangi, apapun yang ada di dirimu
siapapun dirimu, karena tulusku tak butuhkan
bukti dari semua itu…

aku tau…
di antara kita ada kesamaan, dan…
di antara kita ada banyak ketidaksamaan
bila dengan 1 kesamaan saja sudah cukup membuatku percaya,
apakah ketidaksamaan akan menjadikan rasa ini tak layak untuk kumiliki?

aku mencintaimu, tanpa syarat kau juga harus begitu
aku biarkan kau tempati satu posisi dalam hati
tanpa ada kesepakatan denganmu…
jadi, maafkan aku bila keputusanku ini salah menurutmu…

siapa dan bagaimana aku itu tidak penting
dengan apapun kau menyebutku, itupun tak penting
yang penting adalah siapa kau bagiku…
memang, tak ada yang bisa aku lakukan untukmu
tuk buktikan rasa yang ada…
tapi yang pasti, aku miliki 3 hal untukmu….
1. tulus
2. percaya
3. doa
lupakan aku dalam tiap saatmu
tapi ketika kau tengadahkan kepala
dan melihat sapaan bintang di atas sana,
ingatlah….kalau jauh di sana
aku pun melihatnya…
dan rindukanmu,
……...sahabatku

Semoga Alloh mengikat hati-hati kita hingga ke syurga….
Di sekitar ‘Arsy-Nya, ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para Nabi dan syuhada. Hingga para Nabi dan syuhada pun iri kepada mereka. Ketika para shahabat bertanya, Rosul menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Alloh, saling bersahabat karena Alloh, dan saling berkunjung karena Alloh
[HR. Tirmidzi]

kuharap, kerlip dan damai sang bintang
membuatmu selalu tersenyum….dan bahagia.
Love u, fillah….

Jumat, 30 Oktober 2009

Rencana Allah Amat Indah

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang meyulam sehelai kain.
Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya,
apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang meyulam sesuatu di atas
sehelai kain.
Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah
benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, "Anakku,
lanjutkanlah permainanmu,
sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan
kupanggil dan
kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari
atas."

Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu sembrawut
menurut pandanganku.
Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil, "Anakku, mari ke
sini, dan duduklah di pangkuan ibu."
Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,
dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah
sekali.
Aku hampir tak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah
benang-benang ruwet.

Kemudian ibu berkata, "Anakku, dari bawah memang ruwet dan kacau,
tetapi engkau tidak menyadari bahwa dia atas kain ini sudah ada gambar yang
direncanakan, sebuah pola,
ibu hanya mengikutinya." "Sekarang, dengan melihatnya dari atas, kamu dapat
melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan."

Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada ALLAH,
"apa yang Engkau lakukan?"
Ia menjawab, "Aku sedang menyulam kehidupanmu." Dan aku membantah, "Tetapi
nampaknya hidup ini ruwet,
benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna
yang cerah?
Kemudian ALLAH menjawab, "kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga
menyelesaikan pekerjaan-Ku di bumi ini.
Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukkan kamu di
pangkuan-Ku,
dan kamu akan melihat rencana-Ku yang indah dari sisi-Ku!"

SERING KALI KITA TIDAK MENGERTI APA YANG ALLAH INGINKAN DALAM HIDUP KITA ..
TAPI PERCAYALAH BAHWA SEMUA YANG TELAH DIA IJINKAN TERJADI DALAM HIDUP KITA
ADALAH YANG TERBAIK.

Salam Berkah !