Kamis, 23 Desember 2010

RESEP BOLU PUDING CARAMEL





Bahan : Bolu
5 kuning telur
2 putih telur
100 gram gula pasir
100 gram tepung terigu
1/2 sdt baking powder
80 gram margarine, lumerkan
1 sdt essens vanilla

Pudding :
500 ml susu cair
1 bungkus agar-agar bubuk
1 sdm maizena
2 kuning telur
100 gram gula pasir
1 sdt vanili bubuk
2 putih telur, kocok kaku

Caramel :
100 gram gula pasir, buat caramel

Cara membuat :
1. Bolu : Panaskan oven dengan temperatur 180 derajat Celcius, siapkan Loyang 20 cm, olesi dengan margarine dan taburi tepung terigu, sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir hingga lembut dan berwarna lebih pucat. Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk rata tambahkan margarine yang telah dilelehkan dan vanilli, aduk rata tuangkan ke dalam loyang.
3. Panggang selama 30 menit hingga berwarna cokelat keemasan dan matang, angkat, dinginkan.
4. Siapkan loyang bongkar pasang ukuran 22 cm, taruh kue didalamnya, sisihkan.
5. Puding : ambil susu cair sedikit untuk melarutkan maizena dan campur dengan kuning telur, aduk rata, campur sisa susu cair dengan agar-agar, gula pasir dan vanili bubuk, tambahkan campuran telur aduk rata dan didihkan, angkat setelh uap panasnya hilang campur dengan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata dan tuangkan ke dalam loyang.
6. Tuangkan caramel diatasnya dan bentuk pola marmer, simpan dalam lemari pendingin. Sajikan dingin

NB: Untuk rasa di sesuaikan dengan selera saja. Caramel bisa dig anti dengan rasa yang lain.

Senin, 20 Desember 2010

Keutamaan wanita shalihah

Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhuma meriwayatkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

الدُّنْيَا مَتاَعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

'Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan2 dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.' (HR. Muslim no. 1467)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu:

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ

'Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya3, bila diperintah4 akan mentaatinya5, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.')

Berkata Al-Qadhi ‘Iyyadh rahimahullah: 'Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kepada para sahabatnya bahwa tidak berdosa mereka mengumpulkan harta selama mereka menunaikan zakatnya, beliau memandang perlunya memberi kabar gembira kepada mereka dengan menganjurkan mereka kepada apa yang lebih baik dan lebih kekal yaitu istri yang shalihah yang cantik (lahir batinnya) karena ia akan selalu bersamamu menemanimu. Bila engkau pandang menyenangkanmu, ia tunaikan kebutuhanmu bila engkau membutuhkannya. Engkau dapat bermusyawarah dengannya dalam perkara yang dapat membantumu dan ia akan menjaga rahasiamu. Engkau dapat meminta bantuannya dalam keperluan-keperluanmu, ia mentaati perintahmu dan bila engkau meninggalkannya ia akan menjaga hartamu dan memelihara/mengasuh anak-anakmu.' (‘Aunul Ma‘bud, 5/57)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pula bersabda:

أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. وَأَرْبَعٌ مِنَ الشّقَاءِ: الْجَارُ السّوءُ، وَاَلْمَرْأَةُ السُّوءُ، وَالْمَركَبُ السُّوءُ، وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ.

'Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit.' (HR. Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

Ketika Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?' Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَاناً ذَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِيْنُ أَحَدَكُمْ عَلَى أَمْرِ الآخِرَةِ

'Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.' (HR. Ibnu Majah no. 1856, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah no. 1505)

Cukuplah kemuliaan dan keutamaan bagi wanita shalihah dengan anjuran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi lelaki yang ingin menikah untuk mengutamakannya dari yang selainnya. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ ِلأََرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا. فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

'Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung.' (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)

Minggu, 12 Desember 2010

The Day Of Ashura 9 & 10 Muharram

Sarana Meraih Ketenangan Jiwa

Manfaat puasa diantaranya adalah dapat menyehatkan raga dan jiwa. Puasa juga dapat menjadi sarana untuk mendekatan diri dengan yang Maha Kuasa. Serta dapat menghapus dosa-dosa.

Selain puasa Ramadhan yang diwajibkan kepada orang beriman, ada puasa-puasa sunnah yang sangat ditekankan. Pada momen ini, yaitu bulan Muharram tepatnya ditanggal 10, Rasulullah sangat menganjurkan akan pentingnya puasa ini. Sebagaimana sabdanya Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda, 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam. Dan, shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.' (HR Muslim). Dalam hadis lain yang diriwayatkan dari Abi Qatadah, Nabi SAW bersabda, 'Puasa Asyura itu dapat menghapus dosa tahun sebelumnya.' (HR Muslim).

Rasulullah SAW bersabda: “Shaumlah kalian pada hari 'Assyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya' (HR Ath-Thahawy dan Al-Baihaqy serta Ibnu Khuzaimah 2095)

Sungguh ini adalah momen yang sangat berharga. Kita tidak tahu berapa banyak dosa yang pernah kita perbuat selama setahun terakhir ini. Dan kita pun tidak akan mampu menghitung berapa jumlahnya. Tetapi di momen ini Allah SWT memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi hambanya untuk berpuasa yang pahalanay adalah akan dihapuskan dosa-dosa kita selama setahun. Sungguh sangat luar biasa Rahmat-Nya.

Dengan menjalankan puasa di tanggal 10 Muharram berarti kita telah mengingat Allah SWT. kita tahu bahwa dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tenang. Ketenangan hati merupakan modal utama dalam menjalankan kehidupan ini. Jika hati tenang kita akan lebih mudah dalam menjalankan aktifitas kita sehari-hari. Ketenangan hati juga akan membantu diri kita untuk lebih mengenal siapa saya? Dan akan kemanakah kita selanjutnya?.

Orang-orang yang hidup dalam ketenangan dan kedamaian adalah mereka yang tidak rakus akan kekuasaan dan tidak silau dengan kemegahan. Mereka akan memandang bahwa kekuasaan dan kekayaan adalah sebagai sarana dalam mengarungi kehihidupan ini dan bukan merupakan tujuan. Mereka pun akan lebih mudah bergaul dengan masyarakat sekitar dan lebih mudah pula diterima olehnya.

Puasa sejatinya bukan hanya akan melahirkan pribadi yang sholih secara personal, tetapi juga akan melahirkan pribadi yang sholih secara sosial. Kesholihan secara pribadi dan sosial inilah jiwa-jiwa yang sangat dibutuhkan saat ini. Dari Mereka akan lahir sebuah peradaban maju dan bermartabat.

Kamis, 09 Desember 2010

Kebahagiaan Itu Ada Di Dalam Hati Mu

Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu.
Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi
mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat
mencarinya dengan menerjang sana-sini, merempoh sana-sini,
atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat
saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru
arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti
menangkap buruan yang dapat kita santap setelah
mendapatkannya.

Namun kita belajar. Kita belajar bahawa kebahagiaan tidak boleh
di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia
bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang
dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah
aroma dari udara itu. Kita belajar bahawa bahagia itu memang
ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula
kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha
meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.

Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa
itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah
kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam
bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam
sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah
bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan
hati kita.

Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di
sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu “hinggap” di hati kita,
namun kita tidak pernah memperdulikannya. Mungkin juga,
bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu
acuh untuk menikmatinya.

Rabu, 08 Desember 2010

1 MUHARRAM 1432 H

Ya Allah, Ya Rabb.. melihat Prilaku hamba, hamba sendiri tidak mengasihi dan menyayangi diri hamba sendiri. Hamba masih berjalan dalam kegelapan, hamba masih membiarkan hati nan kotor yang memimpin kehidupan hamba, hamba masih membiarkan kezaliman menghias diri, dan hamba masih memudahkan lisan berbohong. Lalu, bagaimana mungkin hamba lalu ingin mengasihi dan menyayangi sesama?

Mudahkanlah ya Allah di Akhir Tahun Ini dan Awal Tahun ini bagi hamba untuk bertobat, tetapkanlah keistiqamahan dalam diri hamba, dan biarkan pintu harapan senantiasa terbuka untuk hamba dan untuk segenap orang-orang yang berkenan menjadi hamba-Mu.

Rabb, berilah kekuatan pada diri hamba untuk bisa memerhatikan dan memedulikan sesama. Karena hamba tahu, jalan keselamatan, khususnya untuk orang-orang seperti hamba yang bermandikan dosa dan berpakaian maksiat, adalah dengan banyak-banyak menolong sesama dan banyak-banyak meringankan penderitaan sesama.

Ya Rabb…Engkau yang Maha Kuat berfirman, lewat Nabiyallah Muhammad Rasul-Mu, bahwa siapa saja yang ingin diringankan penderitaannya, hendaknya ia ringankan penderitaan sesama. Siapa saja yang ingin diangkat kesusahannya, angkatlah kesusahan sesama. Dan bahwa siapa saja yang menginginkan pertolongan-Mu, hendaknya ia menolong sesama.
dan barangsiapa menolong agamaMU niscaya Engkau menolongnya.

semoga dipenghujung tahun ini muhasabah dan doa kita di ijabah Allah dan semoga kita mampu menjadi insan yang selalu berusaha berproses, berproses hijrah dari perilaku jahiliyah ke perilaku yang sesuai dengan apa yang Allah perintahkan. Menyongsong menjadi khairu ummah tuk tetap istiqomah memperjuangkan tegaknya syariah dan Khilafah.

- Tahun Baru 1432 H -

Jumat, 29 Oktober 2010

TaHaJJuD MemPerCANTIK W@JaH

Pernahkan anda duduk dekat ataupun memperhatikan wajah org alim? Amatilah... Wajahnya begitu bening, bersih, teduh dan bercahaya tanpa make up. Demikianlah Allah memberinya ‘NUR’ yang terpancar diwajahnya. Bagaimana dengan Rasul dan sahabatnya.?? Subhanallah, tentu tak dapat dibayangkan wajah Penghulu Surga tersebut..Allahumma shalli ala Muhammad.

Siapa yang tidak ingin tampil cantik/ganteng bercahaya seperti itu, terutama para wanita (lagi2 wanita lho?). Kecantikan merupakah satu hal yang sangat diinginkan oleh para wanita. Mereka para kaum Hawa itu banyak yang telah mencoba berbagai kiat, baik dengan menggunakan berbagai kosmetik, pemutih atau menggunakan lulur, ekstrak bengkoang dan lain-lain (banyak banget sih) agar wajahnya putih alami dan berseri. Terlepas dari keberhasilan semua trik-trik di atas yang notabene masih dipertanyakan terlebih lagi mengandung zat-zat kimia yang berbahaya, kenapa tidak menggunakan kiat yang satu ini? Apa kiatnya? Yaitu shalat tahajjud di malam hari.

Berkata Imam Ibnul Qayyim, 'Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Ada sebagian wanita yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus. Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istambuli. Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.

Keutamaan Shalat Tahajjud disamping hikmah diatas yang bisa di dapat dari melaksanakannya, shalat malam ini pun mempunyai keutamaan yang lain berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadist. Bahkan inilah yang lebih penting, yaitu :

1. Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji, dalilnya adalah 'Dan pada sebagian malam hari bertahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji'(Al Israa : 79).
2. Shalat malam dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapuskan dosa, 'Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.' (HR. Tirmidzi)
3. Kemuliaan orang beriman ada pada shalat malam Jibril berkata, 'Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain.' (Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 831).

Shalat malam yang paling utama adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat ini doa akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi pernah bersabda: Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa kepadaKu niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepadaKu niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepadaKu tentu Aku ampuni. Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari dan Muslim)

Senin, 25 Oktober 2010

~..~ Surat Sayang Dari ALLAH SWT ~..~

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada-KU, walaupuan hanya sepatah kata meminta pendapat-KU atau bersyukur kepada-KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin.......

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja....

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa KU, tetapi engkau terlalu sibuk......

Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun.

Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu.

AKU berfikir engkau akan berbicara kepada KU tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seseorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru...

KU melihatmu ketika engkau pergi bekrja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari.

Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada KU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling,mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada KU , itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.

Engkau tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama KU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya....

Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada KU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau lakukan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya,tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yang ditampilkan.

Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepada KU....

SaaT tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun nama KU kau sebut..

Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu.

Keesokan harinya.....engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberi KU sedikit waktu untuk menyapa KU .... Tapi yang KU tunggu ....tak kunjung tiba .... tak juga kau menyapa KU.

SUBUH.....DZUHUR......ASHYAR....MAGRIB.....ISYA DAN SUBUH kembali , kau masih mengacuhkan AKU .....

tak ada sepatah kata,tak ada seucap do'a,dan tak ada rasa,tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepada KU ......

Apa salah KU kepadamu....Wahai Ummat KU??? Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan, Harta yang KU relakan ,makanan yang KU hidangkan,anak-anak yang KU rahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepada KU....!!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu,dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud kepada KU...... Yang selalu menyertaimu setiap saat.....

SUBHANALLAH..... Semoga dapat memberikan Pelajaran Bagi yg membaca

Yaa Rabb

Ampuni dosa-dosa yang terkadang Qu tidak tahu kalau itu dosa
Tuntun dan bimbinglah aku ke jalanMU yang lurus ini,
Bimbinglah diri yang lemah ini agar tetap lurus dalam BERGURU
Serta tuntun juga orang-orang yang selalu besertaku dalam membesarkan namaMU
Terima kasih atas semua karunia yang ENGKAU berikan

YA ALLAH

Jangan ENGKAU berikan kekayaan yang membuat Qu sombong
Jangan ENGKAU berikan kemulyaan yang membuat Qu lalai
Jangan ENGKAU berikan kekuatan yang membuat Qu angkuh
Jangan ENGKAU berikan kesenangan yang membuat Qu lupa
Jangan ENGKAU berikan kenikmatan yang membuat Qu kufur
Jangan ENGKAU berikan tahta yang membuat Qu terpedaya
Jangan ENGKAU berikan pahala yang membuat Qu tidak ihklas.

YAA RAHMAN YAA RAHIIM

Andai ENGKAU berkenan
Berikan Qu semua dengan kasih dan sayang MU
Hingga Qu semakin tahu diri dan mensyukuri segala yang ENGKAU berikan

YAA RABB
Berikan daku sahabat-sahabat yang selalu setia dalam menggapaiMU
Yang tangguh dan tabah dalam segala kesulitan
Yang tidak menjauh bila diberi kesenangan, tidak mengeluh bila diberi cobaan
Berilah saudara-saudaraku karunia yang membuat mereka selalu bersyukur kepadaMu,
Janganlah kami ENGKAU pecah belah
Janganlah kepada kami ENGKAU titipkan dendam kesumat, iri dengki dan sifat-sifat tercela,
Tapi titipkanlah di hati kami sifat saling menyayangi dan mencintai sesama
Hari ini dan untuk selamanya
YAA ALLAH

Perkenankanlah doa hamba ini

Ya Allah.....Qu Laporkan Hatiku pada-Mu

Ya Allah, Qu laporkan Hatiku Pada-Mu

Semula Qu tetap bertahan
untuk membiarkan ia menjadi rahasiaku dan hatiku
tetap berbaik sangka, Itu hanya fluktuasi cinta

Akhirnya,
saat kurasa semakin kering,
namun menyentuhnya terasa semakin dingin,
saat merasakannya, yang ada hanya hambar

Ya Allah
sepertinya Qu harus segera mengadukannya pada-Mu
hatiku, Ya Allah
sudah sejak lama aku merasakannya,
ia tak mau tenang ketika kuajak tilawah ayat.. Mu,
ia tak tenang saat kuajak silaturrahmi kepada mereka yang berjalan di jalan-Mu…
ia tak lagi bersinar, seperti dulu

Akhirnya Qu membasahi tubuhku dengan air wudhu’
menghamparkan sajadah dan menyudut sendiri dengan Mu,
Ya Allah, Qu laporkan hatiku
ia sudah tak betah ketika bibirku membesarkan asma-Mu,
ia sangat dingin saat kuajak rihlah di jalan-Mu

Ya Allah, kulaporkan hatiku,
saat Qu mencoba melongok ke dalamnya,
duhai,.. Qu tak bisa melihat begitu saja
karena kegelapan telah menutupinya,
Qu membutuhkan cahaya takut pada-MU,
yang masih kusimpan baik dalam rahasiaku

Ya Allah,.. kulaporkan hatiku..pada-Mu,..
ternyata ia telah dipenuhi, rabuk egoism,..
letak keikhlasanpun telah bergeser,
sementara riya dan ujub kelihatan menggerogoti terus keikhlasanku.
saat Qu menoleh lebih jauh,..
Qu menatap ketaatanku tanpa cinta,
akhirnya Qu menangis hina,
Qu membiarkan diriku lebih lama menangis,.. terus menangis,..
Qu mencoba menatapi sejak kapan hatiku seperti ini,

Ya Allah kulaporkan hatiku padamu,.. Qu tak mau hatiku seperti ini,
Qu mau hati yang lembut, Qu mau hati yang takut pada-Mu
Qu mau hati yang bergerak mengajakku untuk tunduk pada-Mu,
Ya Allah,
Qu laporkan hatiku pada-Mu,
jangan biarkan hati seperti ini yang bersamaku saat kematian datang,
wahai pembalik hati, bantulah aku agar hatiku adalah hati yang ridho dengan engkau
sebagai Rabb hati
yang ridho dengan Muhammad sebagai qudwah,
hati yang ridho Islam sebagai din,..

Ya Allah,..
kulaporkan hatiku,

Jumat, 15 Oktober 2010

Kisah Meraih Gelar S1 Butuh Perjuangan



Sejak masih duduk di bangku kuliah yg D3, belum ada kepikiran utk melanjutkn studi S1. Keinginan tu muncul ketika Qu melihat & ada yg menawarkan beasiswa S1, hmm Subhanallah siapa yg tdk tertarik dg beasiswa S1.??

Entah kenapa segala hasrat Qu muncul serta brHarap dapt melnjutkn Studi S1, sgla cra qu lakukan, mulai dr mencari pkerjaan yg ckup utk memenuhi kebutuhn hidup Qu mulai biaya kuliah, mmberikn sedkit utk OrTu, dll.
Alhamdulillah, Allah mmberikn kemudahan itu semua. Surat Lamaran Qu krim via pos & ada pula yg Qu datangi. Keesokannya stelh mngrim lamaran bnyak yg mrespon.

Ya Allah,,,,
hati Qu ini Senang, Qu teteskan Air Mata ketika Qu melihat kemudahan itu semua
Ketika ENGKAU mndengar setiap Do'a-Do'a di dalam HATI Qu.

Saatnyalah Qu tlah menduduki bangku Kuliah S1, pulang malam hampr setiap hari.
Terkadang di angkot ataupun dalam perjalanan Qu Memohon kepada MU,
Berikanlah hamba kekuatan utk menjalani ini Ya Allah.
Pagi kerja, malam kuliah. Ckup berat rasanya, namun dng hasrat yg Qu dambakan HARUZ Qu capai semua, walau badai menghadang.
Tentunya dng Support Abi & Ummi QU. :-)

Bismillah, dng niat karena Allah.
Alhamdulillah, semster per semester telah terlewati.
Hingga sampai Qu harus menyusun SKRIPSI, Itulah yg harus Qu hadapi.
Dng kemampuan Qu & Usaha, Qu haruz ambil SKRIPSI WEB, walau Qu belum terlalu mngerti tentang Web, tp sya senang dng Web :D.

Terjalani pula dng kemudahan dalam menyusun Skripsi, walau mesti sampai larut malam mngerjakannya, tak masalah bagi Qu. Yg penting selesai.

Hingga sampai proses SIDANG terlaksana tepatnya Hari Jum'at di bulan Ramadhan tgl ..., sbelum hari H sidang, malamnya Qu mesti foto copy + Jilid paper skripsi. Bahkan ketika itu, laptop pun blm da di tangan, Alhamdulillah di sana ada teman yg mmbwa Netbook akhirnya Qu pinjem, Awalnya ingin menggunkn Laptop Ka2, namun Systemnya da yg tdk mensupport Web Skripsi Qu.

Hari H, Qu mesti Izin kantor utk pulang cepat, wktu tu sya pernh terbesit, suatu keinginan utk di Sidang oleh Pak Djarod. Tp tu hnya sebuah angan-angan saja.
Ya Allah puji Syukur Qu panjatkan
Ketika Qu masuk ruang sidang, apa yg tlah terbesit dalam HATI Qu
Allah mewujudkan itu semua.
Hmmm, walaupun Bpak Djarod galak pas d ruang sidang, Alhamdulilah Allah mmpermudah lidah Qu utk mnjawab pertanyaan dr penguji Sidang I & II.
Selama 1 jam 1/2 Qu d dalam Ruangan Sidang. Menrt Qu hasilnya ckup maksimal, walau nilai nya belum langsung muncul. Tp tetep PD.com.

Menunggu nilai skripsi itu sampai 1 bulan, tepatnya tgl. 28 September 2010
Qu melihat hasilnya di Web, Alhamdulillah Hasil yg sangat Qu dambakan.
TErimakasih Ya Allah.

Akhirnya Qu telah meraih Gelar S.Kom, smg dng gelar tersebut Qu bisa mmberikan Ilmu2 kpda yg mmbtuhkan, tentunya dng cara MENGAJAR (Profesi yg masih Qu Minati hingga saat ini).

Engkau telah memberikan Kan Qu sgla apa yg Qu pinta.

Hamba harus lebih bnyak BERTAKWA kepada Mu Ya Rabbi.

Thank's To Give Allah SWT.

5 Kualitas Pensil



"Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkanmu bahwa kau bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kau jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya".


"Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga denganmu, dalam hidup ini kau harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik".


"Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar".


"Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu".


"Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga Qt, kau harus sadar kalau apapun yang kau perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan".

-Semoga Dapat Bermanfaat-

Senin, 27 September 2010

HATI dan ILMU

Imam Syafii ketika msh menuntut ilmu, pernah mengeluh kpd gurunya. "Wahai, Guru. Mengapa ilmu yg sedang kukaji ini susah skali memahaminya dan bahkan cepat lupa?" Sang guru menjawab, "Ilmu itu ibarat cahaya. Ia hanya dapat menerangi gelas yang bening dan bersih." Artinya, ilmu itu tidak akan menerangi hati yang keruh dan banyak maksiatnya.

Sahabat, jadi jgn heran kalau kita dapati ada orang yg rajin mendatangi majelis2 ta'lim dan pengajian, tetapi akhlak dan perilakunya belum berubah/buruk. Mengapa demikian? itu dikarenakan hatinya tdk dapat terterangi oleh ilmu. Laksana air kopi yg kental dlm gelas yg kotor. Kendati diterangi dgn cahaya skuat apapun, sinarnya tdk akan bisa menembus dan mnerangi isi gelas. Begitulah kalau kita sudah tamak dan rakus kpd dunia serta gemar maksiat, maka sang ilmu tdk akan pernah mnerangi hati.

Nah kalau hati kita bersih, ia ibarat gelas yg bersih diisi dgn air yg bening. Setitik cahayapun akan mampu menerangi seisi gelas. Walhasil, bila kita menginginkan ilmu yg bisa menjadi ladang amal shalih, maka usahakanlah ktika menimbanya hati kita selalu dlm keadaan bersih. Hati yg bersih adlah hati yg terbebas dr ketamakan thdp urusan dunia dan tdk pernah digunakan utk menzhalimi sesama. Smakin hati bersih, akan semakin dipekakan oleh Allah utk bisa mendapatkan ilmu yg bermamfaat darimanapun ilmu itu datangnya. Disamping itu, kita pun akan diberi ksanggupan utk menolak sgala ssuatu yg akan membawa mudharat.

Sebaik-baik ilmu adalah yang bisa membuat hati kita bercahaya. Karenanya, kita wajib menuntut ilmu sekuat2nya yg membuat hati kita menjadi bersih, sehingga ilmu2 dan pengetahuan kita yg lain (yg tlh ada dlm diri kita) menjadi bermamfaat. Bila mendapat air yg kita timba dri sumur tampak keruh, kita akan mencari tawas (kaporit) utk menjernihkannya. Dmikianpun dlm mencari ilmu, kita harus mencari ilmu yg bisa menjadi "tawas"-nya supaya kalau hati sdh bening, ilmu2 lain yg kita kaji mudah diserap sraya membawa mamfaat.

Mengapa demikian? Sebab dlm mengkaji ilmu apapun kalau kita sbagai pnampungnya dlm keadaan keruh, maka ilmu yg didapatkan hanya akan menjadi alat pemuas nafsu belaka. Sibuk mengkaji ilmu fikih hanya akan membuat kita ingin menang sendiri, gemar menyalahkan pendapat org lain, sekaligus aniaya dan suka menyakiti hati sesama. Bgitu juga bila mendalami ilmu ma'rifat. Sekiranya dalam keadan hati buruk, jgn heran kalau hanya membuat diri kita takabur, merasa diri paling shalih, dan menCAP serta memVONIS org lain sesat atau BID'AH.

Mari sahabatku, datangilah majelis pengajian yg di dalamnya kita dibimbing utk riyadhah, berlatih mngenal dan berdekat2 dengan Allah Azza wa Jalla. Kita slalu dibimbing utk banyk berdzikir, mengingat Allah dan mengenal kebesaran-Nya, shgga sadar btapa teramat kecilnya kita ini di hadapan-Nya.
Sebab kita lahir kedunia tdk membawa apa2, maka bila matipun pastilah tidak membawa apa2 malah membawa yg kotor2 dan pasti menjadi sumber bencana kelak. Mngapa harus ujub, riya, takabur, dan sum'ah. Merasa diri besar, sdangkan yg lain kecil. Mrasa diri lbh pintar. Itu smua hanya karena sepersekian dari setetes ilmu yg kita miliki? Bukankah ilmu yg kita miliki pd hakikatnya hanya titipan Allah, yg sama skali tdk sulit bagi-Nya utk diambil kembali dari kita?

Keluarga Yg Membuat Qu Bahagia

Indah rasanya memang memiliki sebuah keluarga yang berNuansa bahagia selalu. Tawa, canda Tetap Islami yg selalu mengisi hari2 di dalam rumahnya. Serasa betah di rumah bahkan jika keluar rumah pun. Menantikan dri ingin kembali ke Rumah(Itulah yg Qu rasa).

Allah SWT sangat begitu adil pada dri Qu, sehingga Allah memberikn sebuah keluarga yg amat menYejukkan, Abi & Ummi yg selalu mlengkapi, bahkan setiap hari Qu selalu mengambil pelajaran dari mreka.

Abi yg semangat juang utk mengajak orang Mengaji sangat-sangat SEMANGAT. Beliau pun sangat Sabar, walau terkadang emosinya suka kurang Stabil. Bahkan enak di ajak Share, baik share tentng Agama, politik, ekonomi, sejarah, dll. Masih bnYak ilmu yg mesti Qu gali dari Abi Qu.
Ummi yg Sangat Super Sabar,, Menyikapi anak-anakya.

Terimakasih Ummi & Abi atas semua didikan selama Ini, Qu akan selalu Ingat akan setiap kata2 yg terucap, bahkan akan selalu terus mengambil pelajaran dari kalian.

Entah Nuansa Rumah yg Membuat Qu selaLu sejuk.

Sang Inspirator Dri Qu Yaitu -> Ummi & Abi luv cz Allah SWT

Kamis, 23 September 2010

Kue UnyiL



Adonan Dasar Kue Unyil

BAHAN:
250gr tepung cakra
100gr gula pasir
1 butir telur
125ml susu cair
15gr susu bubuk
2gr bread improver
10gr cake emulsifier(sp)
5gr garam. 25gr mentega

Caranya

1.Campur tepung,ragi ,gula,susu bubuk,cake emulsifier,dan improver,aduk dengan mixer hingga rata.
2.Tambahkan telur dan truang susu cair,aduk hingga adonan menyatu.Masukan garam dan mentega,aduk hingga adonan rata dan kalis.
3.Istirahatkan adonan roti selama 15mnt.potong adoanan seberat 20gr dan bentuk bulat-bulat,lalu istirahatkan selama 10mnt.Lalu bentuk adonan dan isi adonan sesuai selera.
4.Setelah dibentuk dan diisi letakan diatas loyang yang telah diolesi margarine dan diamkan selama 15 mnt,lalu olesi adonan roti dengan susu evaporated.
5.Panggang dalam oven suhu 180 C selama 20mnt hingga berwarna kecoklatan dan matang.Olesi roti dengan susu evaporated dan mentega hingga rata.

Untuk Olesan::
Susu evaporated 100 ml
Mentega 1 sdk makan

Isi:Bisa diisi selai, kacang,coklat dan pisang.

Minggu, 05 September 2010

Link Keberkahan Hujan

http://buletin.muslim.or.id/fiqih/musim-hujan-telah-tiba

Rabu, 01 September 2010

Menantikan Malam Lailatul Qadar

At Tauhid edisi V/37

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Keutamaan Lailatul Qadar

Pertama, lailatul qadar adalah malam yang penuh keberkahan (bertambahnya kebaikan). Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar: 1). Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya (yang artinya), “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar: 3-5). Sebagaimana kata Abu Hurairah, malaikat akan turun pada malam lailatul qadar dengan jumlah tak terhingga. Malaikat akan turun membawa kebaikan dan keberkahan sampai terbitnya waktu fajar. (Zaadul Maysir, 6/179)

Kedua, lailatul qadar lebih baik dari 1000 bulan. An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” Mujahid dan Qotadah berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar.

Ketiga, menghidupkan malam lailatul qadar dengan shalat akan mendapatkan pengampunan dosa. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2017)

Lalu kapan tanggal pasti lailatul qadar terjadi? Ibnu Hajar Al Asqolani telah menyebutkan empat puluhan pendapat ulama dalam masalah ini. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan oleh beliau adalah lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun (Fathul Baari, 6/306, Mawqi’ Al Islam Asy Syamilah). Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima, itu semua tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari no. 2021)

Para ulama mengatakan bahwa hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tanggal pasti terjadinya lailatul qadar adalah agar orang bersemangat untuk mencarinya. Hal ini berbeda jika lailatul qadar sudah ditentukan tanggal pastinya, justru nanti malah orang-orang akan bermalas-malasan.

Do’a di Malam Lailatul Qadar

Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada lailatul qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh suri tauladan kita –Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata, ”Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, ”Katakanlah: ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Adapun tambahan kata “kariim” setelah “Allahumma innaka ‘afuwwun …” tidak terdapat satu dalam manuskrip pun. Lihat Tarooju’at no. 25)

Tanda Malam Lailatul Qadar

Pertama, udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh/terpercaya)

Kedua, malaikat turun dengan membawa ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

Ketiga, manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

Keempat, matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim no. 1174)

Bagaimana Seorang Muslim Menghidupkan Malam Lailatul Qadar?

Lailatul qadar adalah malam yang penuh berkah. Barangsiapa yang terluput dari lailatul qadar, maka dia telah terluput dari seluruh kebaikan. Sungguh merugi seseorang yang luput dari malam tersebut. Seharusnya setiap muslim mengecamkan baik-baik sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Di bulan Ramadhan ini terdapat lailatul qadar yang lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa diharamkan dari memperoleh kebaikan di dalamnya, maka dia akan luput dari seluruh kebaikan.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Oleh karena itu, sudah sepantasnya seorang muslim lebih giat beribadah ketika itu dengan dasar iman dan tamak akan pahala melimpah di sisi Allah. Seharusnya dia dapat mencontoh Nabinya yang giat ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. ‘Aisyah menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim no. 1175)

Seharusnya setiap muslim dapat memperbanyak ibadahnya ketika itu, menjauhi istri-istrinya dari berjima’ dan membangunkan keluarga untuk melakukan ketaatan pada malam tersebut. ‘Aisyah mengatakan, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174)

Sufyan Ats Tsauri mengatakan, “Aku sangat senang jika memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan untuk bertahajud di malam hari dan giat ibadah pada malam-malam tersebut.” Sufyan pun mengajak keluarga dan anak-anaknya untuk melaksana kan shalat jika mereka mampu. (Latho-if Al Ma’arif, hal. 331)

Adapun yang dimaksudkan dengan menghidupkan malam lailatul qadar adalah menghidupkan mayoritas malam dengan ibadah dan bukan seluruh malam. Pendapat ini dipilih oleh sebagian ulama Syafi’iyah. Menghidupkan malam lailatul qadar pun bukan hanya dengan shalat, bisa pula dengan dzikir dan tilawah Al Qur’an (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 3/313, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah). Namun amalan shalat lebih utama dari amalan lainnya di malam lailatul qadar berdasarkan hadits, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)

Bagaimana Wanita Haidh Menghidupkan Malam Lailatul Qadar?

Juwaibir pernah mengatakan bahwa dia pernah bertanya pada Adh Dhohak, “Bagaimana pendapatmu dengan wanita nifas, haidh, musafir dan orang yang tidur (namun hatinya dalam keadaan berdzikir), apakah mereka bisa mendapatkan bagian dari lailatul qadar?” Adh Dhohak pun menjawab, “Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian. Siapa saja yang Allah terima amalannya, dia akan mendapatkan bagian malam tersebut.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 331)

Dari riwayat ini menunjukkan bahwa wanita haidh, nifas dan musafir tetap bisa mendapatkan bagian lailatul qadar. Namun karena wanita haidh dan nifas tidak boleh melaksanakan shalat ketika kondisi seperti itu, maka dia boleh melakukan amalan ketaatan lainnya. Yang dapat wanita haidh lakukan ketika itu adalah: (1) Membaca Al Qur’an tanpa menyentuh mushaf, (2) Berdzikir dengan memperbanyak bacaan tasbih (subhanallah), tahlil (laa ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah) dan dzikir lainnya, (3) Memperbanyak istighfar, dan (4) Memperbanyak do’a. (Lihat pembahasan di “Al Islam Su-al wa Jawab” pada link http://www.islam-qa.com/ar/ref/26753)

Beri’tikaf Demi Menanti Lailatul Qadar

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau. Inilah penuturan ‘Aisyah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dengan tujuan untuk mendapatkan malam lailatul qadar, untuk menghilangkan dari segala kesibukan dunia, sehingga mudah bermunajat dengan Rabbnya, banyak berdo’a dan banyak berdzikir ketika itu. (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim 1172)

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin beri’tikaf.

Pertama, i’tikaf harus dilakukan di masjid dan boleh di masjid mana saja. I’tikaf disyari’atkan dilaksanakan di masjid berdasarkan firman Allah Ta’ala (yang artinya), “(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid” (QS. Al Baqarah: 187). Demikian juga dikarenakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu juga istri-istri beliau melakukannya di masjid, dan tidak pernah di rumah sama sekali.

Menurut mayoritas ulama, i’tikaf disyari’atkan di semua masjid karena keumuman firman Allah di atas (yang artinya) “Sedang kamu beri’tikaf dalam masjid”. Adapun hadits marfu’ dari Hudzaifah yang mengatakan, ”Tidak ada i’tikaf kecuali pada tiga masjid yaitu masjidil harom, masjid nabawi dan masjidil aqsho”. Perlu diketahui, hadits ini masih dipersilisihkan statusnya, apakah marfu’ (sabda Nabi) atau mauquf (perkataan sahabat).

Kedua, wanita juga boleh beri’tikaf sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkan istri beliau untuk beri’tikaf. Namun wanita boleh beri’tikaf di sini harus memenuhi 2 syarat: (1) Diizinkan oleh suami dan (2) Tidak menimbulkan fitnah (masalah bagi laki-laki).

Ketiga, yang membatalkan i’tikaf adalah: (1) Keluar masjid tanpa alasan syar’i atau tanpa ada kebutuhan yang mubah yang mendesak (misalnya untuk mencari makan, mandi junub, yang hanya bisa dilakukan di luar masjid), (2) Jima’ (bersetubuh) dengan istri berdasarkan Surat Al Baqarah: 187 di atas.

Keempat, hal-hal yang dibolehkan ketika beri’tikaf di antaranya: (1) Keluar masjid disebabkan ada hajat seperti keluar untuk makan, minum, dan hajat lain yang tidak bisa dilakukan di dalam masjid, (2) Melakukan hal-hal mubah seperti bercakap-cakap dengan orang lain, (3) Istri mengunjungi suami yang beri’tikaf dan berdua-duaan dengannya, (4) Mandi dan berwudhu di masjid, dan (5) Membawa kasur untuk tidur di masjid.

Kelima, jika ingin beri’tikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan, maka seorang yang beri’tikaf mulai memasuki masjid setelah shalat Shubuh pada hari ke-21 (sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) dan keluar setelah shalat shubuh pada hari ‘Idul Fithri menuju lapangan.

Keenam, hendaknya ketika beri’tikaf, sibukkanlah diri dengan melakukan ketaatan seperti berdo’a, dzikir, bershalawat pada Nabi, mengkaji Al Qur’an dan mengkaji hadits. Dan dimakruhkan menyibukkan diri dengan perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat. (pembahasan i’tikaf ini disarikan dari Shahih Fiqih Sunnah, 2/150-158)

Semoga Allah memudahkan kita menghidupkan hari-hari terakhir di bulan Ramadhan dengan amalan ketaatan. Hanya Allah-lah yang memberi taufik. [Muhammad Abduh Tuasikal]

http://buletin.muslim.or.id/fiqih/menantikan-malam-lailatul-qadar

Senin, 30 Agustus 2010

Menjadi Bidadari Dunia Akhirat

Keindahan surga tergambar pada QS Ali’Imran 14 : Dijadikan indah bagi manusia kecintaan terhadap apa-apa yang diingini (syahwat) dari wanita-wanita, anak-anak dan harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia. Dan, Allah, disisiNyalah sebaik-baik tempat kembali.



Wanita-wanita surga disebut sebagai bidadari. Yang terbagi dari dua yaitu bidadari yang Allah SWT ciptakan langsung sebagai bidadari (sudah ditempatkan di surga) dan wanita-wanita mukmin yang ada di bumi (yang kelak bila masuk surga menjadi bidadari).


Dalam buku Tamasya ke Surga, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata:


"Bidadari-bidadari itu adalah wanita suci yang menyenangkan dipandang mata, menyejukkan dilihat dan menentramkan hati setiap pemiliknya. Rupanya cantik jelita, kulitnya mulus. Ia memiliki akhlak yang paling baik, perawan, kaya akan cinta dan umurnya sebaya."


QS. Ar-Rahman 16 :

Di dalam surga itu terdapat bidadari-bidadari yang sopan menundukan pandangannya. Tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka. Tidak pula oleh jin.



Lalu, siapakah orang yang akan sangat beruntung mendapatkannya? Siapa lagi kalau bukan orang-orang yang syahid karena berjihad di jalan Allah, orang-orang yang tulus dan ikhlas membela agama Allah.



QS. Ali’Imran 15 :

Katakanlah hai Muhammad : ‘Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu? Untuk orang-orang bertaqwa disisinya Rabbnya ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. Dan istri-istri yang suci serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya’.



QS. Ad-Dukhan 51-54 :

Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada di tempat yang aman. Di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutera halus dan sutera tebal (duduk) berhadap-hadapan. Demikianlah dan Kami jodohkan mereka kepada bidadari-bidadari bermata jeli.


Seiring dengan datangnya Islam ke bumi sebagai Rahmatan lil’alamiin, turun juga bidadari-bidadari, dia berwujud manusia yang berhati lembut, menyenangkan dan menyejukkan bila dipandang mata serta menentramkan hati setiap pemiliknya. Dialah wanita sholehah yang menjaga kesucian dirinya.


Allah telah menetapkan beberapa wanita mulia sebagai penghuni surga & penghulu (pemimpin) para bidadari, mereka adalah:


* Asiyah

Sebagai istri Firaun (raja yang sangat zalim), ia mampu mempertahankan aqidah yang dibawa oleh Nabi Musa AS, ia tidak tergiur dengan harta, kemewahan, tahta & kekuasaan. Do’a yang selalu ia panjatkan :

" Ya Rabb-ku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (QS At-Tahriim 11)


Ia juga teguh memegang keyakinannya pada Allah semata walapun Fir’aun tak hentinya menyiksa. Sesaat sebelum syahid menjemput, ia tersenyum melihat malaikat-malaikat langit turun mendatanginya dan mengajaknya menuju rumah di sisi Rabbnya di surga.


* Maryam

Lahir dari keluarga pemuka agama Bani Israil, Maryam yang oleh orangtuanya diharapkan lahir laki-laki telah dinazarkan untuk diserahkan kepada Baitul Maqdis dan berkhidmat kepada agama Allah. Hidupnya dijalani dengan penghambaan yang utuh kepada Allah SWT. Ia tak pernah menyesali sesuatu yang tidak pernah dimiliki dan menerima dengan lapang hati taqdir Illahi.


* Khadijah

Wanita mulia yang penuh keikhlasan dalam mendermakan seluruh kekayaanya untuk dakwah Rasulullah SAW, demi tegaknya Islam. Begitu tinggi kedudukan beliau di sisi-Nya sampai-sampai sudah disiapkan untuknya sebuah istana dari permata nan sejuk & damai di surga.

‘...Ia beriman padaku ketika semua manusia ingkar. Ia membenarkanku ketika seluruh manusia mendustakan. Ia membantuku dengan hartanya ketika semua manusia menahan harta mereka....’ (HR Ahmad)

* Fatimah

Fatimah yang tumbuh dan berkembang dalam binaan langsung dari ayahanda Rasul yang baik, lemah lembut dan terpuji menjadikannya seorang gadis yang juga penuh kelembutan, berwibawa, mencintai kebaikan plus akhlak terpuji meneladani sang ayah. Rasulullah SAW pun menisbatkannya sebagai wanita penghulu surga.



Setiap wanita berpeluang menjadi bidadari baik di dunia terutama di akhirat kelak, ASALKAN :


* Ia adalah wanita yang paling taat kepada Allah. Ia senantiasa menyerahkan segala urusan hidupnya kepada hukum dan syariat Allah.


* Ia menjadikan Al-Quran dan Al-Hadis sebagai sumber hukum dalam mengatur seluruh aspek kehidupannya.


* Ibadahnya baik dan memiliki akhlak serta budi pekerti yang mulia. Tidak hobi berdusta, bergunjing dan riya.


* Berbuat baik dan berbakti kepada orang tuanya. Ia senantiasa mendoakan orang tuanya, menghormati mereka, menjaga dan melindungi keduanya.


* Ia taat kepada suaminya. Menjaga harta suaminya, mendidik anak-anaknya dengan kehidupan yang islami. Jika dilihat menyenangakan, bila dipandang menyejukkan, dan menentramkan bila berada didekatnya. Hati akan tenang bila meninggalkanya pergi. Ia melayani suaminya dengan baik, berhias hanya untuk suaminya, pandai membangkitkan dan memotifasi suaminya untuk berjuang membela agama Allah.


* Ia tidak bermewah-mewah dengan dunia, tawadhu, bersikap sederhana. Kesabarannya luar biasa atas janji-janji Allah, ia tidak berhenti belajar untuk bekal hidupnya.


* Ia bermanfaat dilingkungannya. Pengabdianya kepada masyarakat dan agama sangat besar. Ia menyeru manusia kepada Allah dengan kedua tangan dan lisannya yang lembut, hatinya yang bersih, akalnya yang cerdas dan dengan hartanya. "Dan dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah". (HR Muslim)


Dialah bidadari bumi, dialah wanita sholehah yang keberadaan dirinya lebih baik dan berarti dari seluruh isi alam ini.


Ya Allah jadikanlah kami, ibu kami, kakak dan adik kami serta perempuan-perempuan di sekeliling kami menjadi bidadari di dunia dan akhirat, amiin..


Barakallahufikum..semoga bermanfaat
oleh Renungan dan Motivasi : Ifta Istiany Notes

Senin, 23 Agustus 2010

Menuju Ridho Mu

Dari mulai Ramadhan Tahun Ini 1431H-2010

Aku berupaya selalu berdo'a untuk segera dipertemukan dengan seseorang yang akan jadi pendamping hidup kelak


Aku pikir, itu mungkin hanya soal kecil menurut ALLAH

Tapi aku yakin ALLAH punya rencana yang lebih baik

Segala sesuatu yang terjadi banyak hikmahnya

Tidak ada yang terjadi secara kebetulan


Ya ALLAH

Jika memang aku harus sendirian

Aku mohon jangan biarkan aku sendiri tanpa Mu

Karuniakan aku hati yang ikhlas & ridho

Lapangkan hati orang-orang yang tercinta di dekatku

Karuniakanlah keikhlasan dalam memahami kesendirianku


Jadikan setiap desah nafas hidupku adalah

Nafas kebaikan & perbaikan diriku agar menjadi manfaat

Jadikan setiap jejak langkah kakiku mengarahkanku

Selalu untuk mempersembahkan yang terbaik


Berikan aku kekuatan, ketegaran, dan semangat

Untuk selalu tersenyum dalam melanjutkan

perjalanan hidupku kembali......
Menuju Ridho MU

Jumat, 06 Agustus 2010

Do'a Umar Bin Khattab - IkhLas

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ عَمَلِي كُلَّهُ صَالِحًا, وَاجْعَلْهُ لِوَجْهِكَ خَالِصًا, وَلاَ تَجْعَلْ لأَحَدٍ فِيْهِ شَيْئاً


“Ya Allah jadikanlah amalku shalih semuanya, dan jadikanlah ia ikhlas karena-Mu, dan janganlah Engkau jadikan untuk seseorang dari amal itu sedikitpun”.

Sumber: http://an-naba.com/rahasia-ikhlas-dalam-beramal/

Jumat, 23 Juli 2010

KoMitMen TerH@dap DakWah

Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus,
maka tidak akan banyak da’i yang berguguran di tengah jalan.
Dakwah akan terus melaju dengan mulus untuk meraih tujuan-tujuannya dan mampu memancangkan prinsip-prinsipnya dengan kokoh.
Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus,
niscaya hati sekian banyak orang akan menjadi bersih, pikiran mereka akan bersatu, dan fenomena ingin menang sendiri saat berbeda pendapat, akan jarang terjadi.

Jika komitmen da’i benar-benar tulus,
maka sikap toleran akan semarak, saling mencintai akan merebak, hubungan persaudaraan semakin kuat, dan barisan para da’i akan menjadi bangunan yang berdiri kokoh dan saling menopang.

Jika komitmen da’i benar-benar tulus,
maka dia tidak akan peduli saat ditempatkan di barisan depan atau belakang.
Komitmennya tidak akan berubah ketika dia diangkat menjadi pemimpin yang berwenang menentukan keputusan dan ditaati
atau hanya sebagai jundi yang tidak dikenal atau tidak dihormati.

Jika komitmennya benar-benar tulus,
maka hati seorang da’i akan tetap lapang untuk memaafkan setiap kesalahan saudara-saudara seperjuangannya, sehingga tidak akan tersisa tempat sekecil apapun untuk permusuhan dan dendam.

Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus,
maka sikap toleran dan memaafkan akan terus berkembang, sehingga tidak ada momentum yang bisa menyulut kebencian, menaruh dendam, dan amarah.
Namun sebaliknya, semboyan yang diusung bersama adalah 'saya sadar bahwa saya sering melakukan kesalahan, dan saya yakin anda akan selalu memaafkan saya'.

Jika komitmen da’i benar-benar tulus,
maka tidak mungkin akan terjadi kecerobohan dalam menunaikan kewajiban dan tugas dakwah.
Namun yang terjadi adalah fenomena berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan dan bersungguh-sungguh untuk mencapai derajat yang lebih tinggi.

Jika komitmen da’i benar-benar tulus,
maka semua orang akan sangat menghargai waktu. Bagi setiap da’i, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia karena dia akan menggunakannya untuk ibadah kepada Allah di sudut mihrab, atau berjuang melaksanakan dakwah dengan menyeru kepada kebaikan atau mencegah kemungkaran.
Atau menjadi murabbi yang gigih mendidik dan mengajari anak serta istrinya di rumah. Da’i yang aktif di masjid untuk menyampaikan nasihat dan membimbing masyarakat.

Jika komitmennya benar-benar tulus,
maka setiap da’i akan segera menunaikan kewajiban keuangannya untuk dakwah tanpa dihinggapi rasa ragu sedikit pun. Semboyannya adalah *apa yang ada padamu akan habis dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal.*

Jika komitmennya benar-benar tulus,
maka setiap da’i akan patuh dan taat tanpa merasa ragu atau bimbang. Di dalam benaknya, tidak ada lagi arti keuntungan pribadi dan menang sendiri.

Jika komitmen da’i benar-benar tulus,
maka akan muncul fenomena pengorbanan yang nyata.
Tidak ada kata *ya* untuk dorongan nafsu atau segala sesuatu yang seiring dengan nafsu untuk berbuat maksiat.
Kata yang ada adalah kata *ya* untuk setiap perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah.

Jika komitmen para da’i benar-benar tulu,
maka setiap anggota akan menaruh kepercayaan yang tinggi kepada pemimpin fikrah. Setiap yang bergabung akan melaksanakan kebijakan pimpinannya dan menegakkan prinsip-prinsip da’wah di dalam hatinya

Jika komitmen terhadap dakwah benar-benar tulus,
maka setiap orang yang kurang teguh komitmennya akan menangis, sementara yang bersungguh-sungguh akan menyesali dirinya karena ingin berbuat lebih banyak dan berharap mendapat balasan serta pahala dari Allah.

Jumat, 16 Juli 2010

^_^ Y@ ^_^

Ya ... untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama.

Ya ... untuk ucapan-ucapan baikmu yang membangun persahabatan sejati dan menjauhkan rasa dengki

Ya ... untuk dermamu yang membahagiakan si miskin, menyenangkan si fakir dan mengenyangkan si Lapar

Ya ... untuk selalu bersanding dengan al-Quran seraya membaca, menghayati, dan mengamalkannya sambil bertobat dan beristigfar.

Ya ... untuk senantiasa berzikir,beristigfar, memanjatkan doa, dan memperbaiki tobat

Ya ... untuk bekerja keras mendidik anak - anakmu dengan agama, mengajarkan sunah-sunah Nabi kepada mereka dan mengarahkan mereka kepada hal-hal yang bermanfaat

Ya ... untuk rasa malu dan hijabmu yang diperintahkan Allah. itulah satu-satunya cara untuk memelihara kesucian dan kehormatanmu

Ya ... untuk hanya bergaul dengan wanita-wanita baik yang selalu takut pada Allah, mencintai agama, dan menjunjung tinggi nilai-nilainya

Ya ... untuk berbakti kepada orang tua, emnyambung silatuhrahmi, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim

Ya ... untuk membaca dan menelaah buku-buku yang bermutu dan bermanfaat

Jadilah Wanita Paling Bahagia ....

Selasa, 13 Juli 2010

Hafalan Alquran Dapat Mencegah Berbagai Penyakit

Sebuah kajian baru membuktikan bahwa semakin banyak hafalan seseorang terhadap Al-Qur’an Al-Karim, maka semakin baik pula kesehatan. Dr. Shalih bin Ibrahim Ash-Shani’, guru besar psikologi di Universitas Al-Imam bin Saud Al-Islamiyyah, Riyadh, meneliti dua kelompok responden, yaitu mahasiswa/i Universitas King Abdul Abdul Aziz yang jumlahnya 170 responden, dan kelompok mahasis Al-Imam Asy-Syathibi yang juga berjumlah 170 responden.

Peneliti mendefinisikan kesehatan psikologis sebagai kondisi dimana terjadi keselarasan psikis individu dari tiga faktor utama: agama, spiritual, sosiologis, dan jasmani. Untuk mengukurnya, peneliti menggunakan parameter kesehatan psikis –nya Sulaiman Duwairiat, yang terdiri dari 60 unit.

Penelitian ini menemukan adanya korelasi positif antara peningkatan kadar hafalan dengan tingkat kesehatan psikis, dan mahasiswa yang unggul di bidang hafalan Al-Qur’an itu memiliki tingkat kesehatan psikis dengan perbedaan yang sangat jelas.
Ada lebih dari tujuh puluh kajian, baik Islam atau asing, yang seluruhnya menegaskan urgensi agama dalam meningkatkan kesehatan psikis seseorang, kematangan dan ketenangannya. Sebagaimana berbagai penelitian di Arab Saudi sampai pada hasil yang menegaskan peran Al-Qur’an Al-Karim dalam meningkatkan ketrampilan dasar siswa-siswa sekolah dasar, dan pengaruh yang positif dari hafalan Al-Qur’an untuk mencapai IP yang tinggi bagi mahasiswa.

Kajian tersebut memberi gambaran yang jelas tentang hubungan antara keberagamaan dengan berbagai bentuknya, terutama menghafal Al-Qur’an Al-Karim, dan pengaruh-pengaruhnya terhadap kesehatan psikisi individu dan kepribadiannya, dibanding dengan individu-individu yang tidak disiplin dengan ajaran-ajaran agama, atau tidak menghafal Al-Qur’an, sedikit atau seluruhnya.

Komentar terhadap Kajian:
Setiap orang yang menghafal sebagian dari Al-Qur’an dan mendengar bacaan Al-Qur’an secara kontinu itu pasti merasakan perubahan yang besar dalam hidupnya. Hafalan Al-Qur’an juga berpengaruh pada kesehatan fisiknya. Melalui pengalaman dan pengamatan, dipastikan bahwa hafalan Al-Qur’an itu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada seseorang, dan membantunya terjaga dari berbagai penyakit.

Berikut ini adalah manfaat-manfaat hafalan Al-Qur’an, seperti yang penulis dan orang lain rasakan:
1. Pikiran yang jernih.
2. Kekuatan memori.
3. Ketenangan dan stabilitas psikologis.
4. Senang dan bahagia.
5. Terbebas dari takut, sedih dan cemas.
6. Mampu berbicara di depan publik.
7. Mampu membangun hubungan sosial yang lebih baik dan memperoleh kepercayaan dari orang lain.
8. Terbebas dari penyakit akut.
9. Dapat meningkatkan IQ.
10. Memiliki kekuatan dan ketenangan psikilogis.

Karena itu Allah berfirman, “Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang lalim.” (QS Al-‘Ankabut [29]: 49)
Ini adalah sebagian dari manfaat keduniaan. Ada manfaat-manfaat yang jauh lebih besar di akhirat, yaitu kebahagiaan saat berjumpa dengan Allah, memperoleh ridha dan nikmat yang abadi, mendapatkan tempat di dekat kekasih mulia Muhammad Saw.

by :: eramuslim

Kamis, 01 Juli 2010

Qt Bertanya, Islam MenJawab

Kita bertanya: Kenapa aku diuji?

Quran menjawab, "Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan."Kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta." (Surah al-Ankabut: 2-3)

Kita bertanya: Kenapa aku tidak dapat apa yang aku idam-idamkan?

Quran menjawab, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Surah al-Baqarah: 216)

Kita bertanya: Kenapa ujian seberat ini?

Quran menjawab, "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Surah al-Baqarah: 286)

Kita bertanya: Kenapa kita rasa kecewa?

Quran menjawab, "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." (Surah Ali Imran: 139)

Kita bertanya: Bagaimana harus aku menghadapinya?

Quran menjawab, "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang, dan sesungguhnya sembahyang itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (Surah al-Baqarah: 45)

Kita bertanya: Kepada siapakah harus aku berharap?

Quran menjawab, "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain daripadaNya. Hanya kepadaNya aku bertawakal." (Surah at-Taubah: 129)

Kita bertanya: Apa yang aku dapat daripada semua ujian ini?

Quran menjawab, "Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka." (Surah at-Taubah: 111)

Kita berkata: Aku sedih!

Quran menjawab, "Dan demikianlah keadaan hari-hari (kejayaan dan kesedihan) Kami pergilirkan di antara manusia (supaya menjadi pengajaran)." (Surah Ali Imran: 140)

Kita berkata: Aku tak tahan!

Quran menjawab, "...dan janganlah kamu berputus asa dengan rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir." (Surah Yusuf: 87)

Kita berkata: Sampai bilakah aku akan merana begini?

Quran menjawab, "Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (Surah al-Insyirah: 5-6) Orang yang paling kuat sebenarnya adalah orang yang sabar. Tanpa kesabaran yang ditunjangi akal waras dan iman kental, kita pasti tidak dapat bangkit apabila menerima pukulan takdir. Walhal sesuatu bala itu juga nikmat buat kita, hambaNya. Tegal di sebalik musibah yang menimpa, jarang sekali kita mengintai hikmahnya.

Ayat Seribu Dinar

"Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (Surah at-Talaq: 2-3)

Sumber: Dipetik daripada Curahan Cinta Niagara karya Maya Iris.

Selasa, 15 Juni 2010

Donut's



Bahannya cukup mudah:

- 1/2 kg terigu cakra segitiga biru,
- 1/4 kg kentang,
- 1/2 ons susu bubuk,
- 1 ons gula pasir,
- 1 ons mentega,
- 3 buah kuning telur,
- 1 bks ragi instant(11gr),
- 200 gr air es,
- 1/2 sdt garam.

Semua bahan diuli sampai kalis lalu jemur di bawah sinar matahari atau dekat kompor panas tapi adonan ditutup dengan kain 1/2 basah. Setelah adonan 2x besarnya baru di bentuk dan digoreng.

Untuk topping beri coklat leleh.

Senin, 14 Juni 2010

Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.

Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.... Lihat Selengkapnya

Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.

Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.

Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.

Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur.

Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain.

Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.

Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang.

Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.

Do'a Menyambut Bulan Ramadhan Sejak Bulan Rajab

Do’a Rasulullah SAW ketika berada di bulan Rajab :
"Allaahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya'ban, wa baalighnaa Ramadhaan"
"Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan" (HR. Al-Baihaqi)


"Allaahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya'ban, wa baarik lanaa fii Ramadhaan"
"Ya Allah berkahilan kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami di bulan Ramadhan." (HR. Ahmad)

Minggu, 16 Mei 2010

Do'a Di Malam MILAD

Aku terjaga dalam sepi
Dalam tingkah polah malam dan kehidupannya
Satu lagi usiaku bertambah
Dan mengurangi jatah kehidupanku di muka bumi ini
Aku menangis dalam senyum
Menangisi kehidupan yang berlalu
Yang pernah alfa dalam shalat
Yang kadang lalai dalam zakat
Yang setengah hati dalam puasa

Tersenyum dalam bahagia
Karena dihari bertambahnya usiaku
Aku masih bernafas
Jantungku masih berdetak
Nikmat-Nya masih mengalir dalam darahku
kehidupanku masih berdenyut
Alhamdulillah ya Allah
Aku umat-Mu yang penuh dosa
masih mampu menyaksikan mentari terbit

Ditengah jatuh bangunnya keimananku
Berikanlah selalu jalan bagiku untuk berbakti pada ayah dan bundaku

Apalah jadinya
Jika tanpa kasih sayangnya
Untaian do’a
Untuk setiap tetes darah dan keringatnya
Rintihan dzikir
Untuk setiap tenaga dan kasih sayangnya
Yang telah melahirkan dan membesarkanku
Jadikanlah aku jembatan bagi kedua orang tuaku untuk meraih tempat disurga-Mu.

Ya Rabbi
Diusiaku kali ini
Izinkanlah aku bersedekah dalam do’a
Bagi saudara, kerabat, sahabat dan teman-temanku dimanapun mereka berada
Semoga kebaikan selalu menyertainya.
Amiiinnnn :-)

Jumat, 07 Mei 2010

JAWABAN DO'A KU

Ketika kumohon kpd Allah kekuatan,
Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat.
Ketika kumohon kpd kpd Allah kebahagiaan,
Allah memberiku airmata agar kutau bahwa hidup ada suka ada duka.
Ketika kumohon kpd Allah kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah untuk ku pecahkan.
Ketika kumohon kpd Allah kesabaran,
Allah memberiku emosi agar ku redam
Ketika kumohon kpd Allah keberanian,
Allah memberiku kondisi bahaya untuk ku atasi.
Ketika kumohon kpd Allah cinta,
Allah memeberiku orang2 bermasalah agar ku tolong, agar ku bisa berbuat sesuatu dgn tulus dan ikhlas, agar aku mengenal apa arti cinta sebelum aku menyinta dan dicinta
Ketika kumohon kpd Allah bantuan,
Allah memberiku kesempatan

Aku tdk pernah mendapatkan apa yg ku minta,
Tp ku menerima segala apa yg ku butuhkan
Ternyata Allah tlah mendengar dan menjawab doa ku, namun ku tak menyadarinya
Puji syukur kehadirat Allah atas sgl nikmat dan karunia yg diberikan

TERJAWAB SUDAH DO`A KU
Sekarang baru mulai kumengerti akan semua itu.
Kini kubahagia karnanya ..!!!

Selasa, 20 April 2010

Black Forest Topping Cherry Merah



BAHAN I:
-6 butir telur
-90 gr gula pasir 1 sd SP
- susu, maizena, margarine @ 15gram
- coklat pasta

BAHAN II:
- selai strawberry dan kacang tanah goreng
Topping:
-mentega putih
- mentega
-essence vanila
-susu kental
-coklat leleh
-Cherry Merah

CARA MEMBUAT:
1. Semua Bahan I dikocok kecuali margarine, setelah kembang baru masukkan margarine yang dilelehkan, bakar 10 menit
2. Gunakan selai dan kacang sebagai lapisan antara black forest

Topping disusun sedemikian rupa seperti foto

Ada beberapa tips penting yang disampaikan Ibu Kasmita yakni:
1. Saat mengocok telur tanda sudah selesai yakni ketika bahan diangkat sudah tidak menetes lagi alias kentalnya bagus
2. Saat melelehkan mentega jangan sampai keluar minyak tapi panas yang secukupnya saja
3. Saat membakar cake tunggu sampai oven panas baru adonan dalam loyang dimasukkan.
4. Pemilihan tepung gula harus hati-hati, yang bagus adalah yang memiliki bongkahan, bukan yang kesemua bagiannya halus seperti tepung karena bisa jadi itu campuran dengan bahan lain.
5. Mengecek apakah saat dipanggang adonan sudah bisa diangkat atau tidak adalah menggunakan bantuan lidi, kalau sudah tidak lengket berarti sudah matang

Karakter Seseorang Berdasarkan Golongan Darah



Golongan darah dapat mencerminkan watakmu. Believe it or not??!!


Golongan darah A :
Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang pas-pasan misalnya, eh malah diberikan keorang lain. Tapi ya itu, dia hanya akan memberikan pertolongan berdasarkan perasaan hati nurani alias nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta padanya, dia amat nggak suka.Orang punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika sudah merasa cape dalam mengerjakan sesuatu suka ngedumel/cuap2. he..he..he.. Bicaranya ceplas-ceplos, tanpa peduli pada perasaan orang lain. Pada orang yang jelas-jelas nggak disukainya terlalu diperlihatkan. Boro-boro mau ngobrol, dekat-dekat aja nggak mau.Pada umumnya orang yang memiliki golongan darah A sedikit pemalu. Itu sebabnya untuk bisa masuk lingkungan pergaulan butuh waktu beradaptasi cukup lama.

Golongan darah B :
Otaknya cerdas, sifatnya periang dan rasa humornya tinggi. Demen banget ngobrol, bahkan kalau sudah ketemu orang yang dianggapnya cocok, betah ngobrol sampai berjam-jam lamanya.Orang yang memiliki golongan darah B termasuk orang yang mudah bergaul. Sahabatnya ada di mana-mana. Sikapnya selalu optimis dan jika sudah mengambil keputusan, sulit sekali diubah. Pendiriannyayang keras itulah yang menjadikannya sering meraih sukses. Apa yang dicita-citakannya selalu tercapai.Kelemahan dari orang yang memiliki golongan darah B adalah kurang hati-hati. Suka pamer dan suka dipuji. Bicaranya terkadang seperti nggak pakai kontrol. Nggak jarang sering membuat lawan bicaranya tersinggung.

Golongan darah AB :
Orang yang di dalam tubuhnya mengalir golongan darah AB punya watak yang lain dari yang lain. Kalau boleh disebut, perangainya sangat istimewa yang merupakan gabungan watak atau sifat golongan darah A dan B.Begitu istimewanya, sampai-sampai isi hatinya sulit sekali ditebak, apalagi jalan pikirannya. Kalau dari kulitnya, penampilannya sehari-hari misalnya, lebih condong keorang yang memiliki golongan darah B, seperti mudah bergaul, selalu optimis dan pendiriannya keras serta suka dipuji. Tapi sebenarnya hatinya sih cenderung ke golongan darah A. Suka mengalah dan murah hati.Bahkan teman-teman dekatnya pun sering menyebutnya sebagai manusia aneh. Habis wataknya bisa berubah 180 derajat hanya dalam waktu sekian menit. Misalnya sedang marah, tiba-tiba dia bisa tertawa terbahak-bahak. Begitu juga jika sedang santai misalnya, bisa saja tiba-tiba dia jadi sedih.Hanya sajaorang yang punya golongan darah AB suka kurang percaya diri. Bawaanya selalu curiga!

Golongan darah O:
Rasa percaya dirinya oke. Pendiriannya kuat dan nggak mudah goyah. Apa yang sudah menjadi keputusannya, nggak bisa diubah dengan bujuk rayu. Tapi nggak menutup kemungkinan keputusannya itu bisa diubahnya, hanya dengan teori serta didukung alasan kuat dan masuk akal.Tapi jangan khawtir atau ragu dengan keputusan yang diambilnya. Soalnya, setiap keputusan yang diambilnya, itu merupakan hasil pemikirannya yang matang. Mengingat orang yang memiliki golongan darah O ini bijaksana.Sikap bijaksananya itulah yang membawanya nggak mudah terpengaruh pada lingkungan pergaulan yang buruk. Orang yang memiliki golongan darah O lebih suka nggak punya teman, ketimbang harus masuk lingkungan pergaulan yang buruk.Seperti pepatah mengatakan, tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan orang yang memiliki golongan darah O ini! Kelemahannya, keras kepala dan terkadang pandangannya agak konvensional. Nggak suka mengalah. Dalam perdebatan misalnya, meskipun sudah tahu kalau pendapatnya itu salah, tapi tetap nggak sudi mengakuinya.

Jumat, 16 April 2010

Sujud Qu Utk Mu



Di sepanjang waktu ku menjani kehidupan ini
begitu banyak dosa kesalahan terhadap mu ya ALLAH

Di malam yang Indah ini q bersujud di hadapan mu
hanya sekedar mengaharap belas kasih mu

Ayat-ayat mu berkumandang di stiap tempat-tempat ibadah
begitu syahdu terdengar
tergetar hati ini
tergerak jiwa ini
tuk bersujud di pangkuan mu

Bertekuk lutut disini
Dan memanjatkan do'a
Bersembah sujud
Hanya untuk-Mu ya Allah

Ku hanya mahluk ciptaan-Mu
Yang berlumur dosa
Ampuni segala kesalahan
Tunjukkan ku jalan yang kau ridhoi

mohon ampun
atas semua dosa yang telah ku perbuat
dan ku sadari semua kesalahan itu

ampuni ku ya ALLAH
ampuni ku ya ALLAH
ampuni ku ya ALLAH

SUJUD KU UNTUK MU

By: Mutiara

Air Mata Rasul

“Aku menangis tidak sanggup menahan air mata membaca kisah ini. Betapa berat perasaan ini saat sang Nabi Agung dicabut ruhnya oleh sang malakul maut, bergetar perasaan menahan haru, dan betapa besar cinta Rasulullah Muhammad SAW pada umatnya. Tidak ada pemimpin di dunia ini seagung beliau. Allahumma shalli ‘ala Muhammad …!!” Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk..?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih ALLAH dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan ALLAH?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, " kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul ALLAH, aku pernah mendengar ALLAH berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih ALLAH direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

"Ya ALLAH, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku.."

“Allaahumma Shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Al faatihi lima ughliqa wal khaatimi limaa sabaqa wanaashiril haqqi bil haqqi walhaadii ilaa shiraathal mustaqiimi wa’alaa aalihi wa shahbihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil azhiimi…” “Ya ALLAH limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami tercinta, Nabi Muhammad SAW, yang telah membuka apa yang tertutup dan menutup semua risalah sebelumnya. Penunjuk ke jalan yang benar, penghancur kebatilan dengan cara yang hak, dan pembela yang hak dengan cara yang hak pula. Limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya, kepada keluarganya, kepada para sahabatnya dan kepada umatnya yang dicintainya hingga akhir zaman, Amin.”

Betapa besar cinta Rasulullah kepada kita. Apa yang sudah kita lakukan sebagai wujud kita mencintainya?....

Selasa, 13 April 2010

Mampukah Aku Menjadi Wanita Sholihah?

Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
Penawar hati kekasih Allah
Susah dan senang rela bersama...

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aisyah?
Isteri Rasulullah yang bijak
Pendorong kesusahan dan penderitaan
Tiada sukar untuk dilaksanakan...
Mengalir air mataku
Melihat pengorbanan puteri sholehah Siti Fatimah
Akur dalam setiap perintah
Taat dengan ayahnya, yang sentiasa berjuang
Tiada memiliki harta dunia
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...

Ketika aku marah
Inginku intip serpihan sabar
Dari catatan hidup Siti Sarah....
Tabah Jiwaku
Setabah Umi Nabi Ismail
Mengendong bayinya yang masih merah
Mencari air penghilang dahaga
Diterik padang pasir merak
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah
Pengharapannya hanya pada Allah
Itulah wanita Siti Hajar....

Mampukah aku menjadi wanita sholehah?
Mati dalam keunggulan iman
Bersinar indah, harum tersebar
Bagai wanginya pusara Masyitah....

Smg bisa.. Bismillah 

Seorang Optimis Itu Lebih Sehat & Panjang Umur

Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.

Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.

Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.

Manfaat Berpikir Positif::

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.
>> Lebih panjang umur
>> Lebih jarang mengalami depresi
>> Tingkat stres yang lebih kecil
>> Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
>> Lebih baik secara fisik dan mental
>> Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
>> Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres

Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.

Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis
Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.

>> Periksa diri Anda
Sewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan. Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.

>> Ikuti gaya hidup sehat
Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda.

>> Nikmati pekerjaan
Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.

>> Cari teman yang positif
Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.
>> Hadapi dan terima
Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.

>> Miliki rasa humor
Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.

>> Catat hal baik
Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.

>> Aturan sederhana
Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.

Jagalah Kesehatan Mata Anda

Apabila anda seorang pekerja keras terutama di belakang meja, di depan komputer yang biasanya memakan waktu berlama-lama tanpa terasa sudah 3 jam atau bahkan berjam-jam. Anda tergolong sangat produktif. Banyak tulisan yg anda buat atau pengetahuan dari membaca sambil browsing internet tersebut ,bukan? Setelah berlama-lama di depan komputer mungkin baru terasa capeknya setelah berakhirnya pekerjaan anda,. Lelah fisik sudah barang tentu mata anda juga. Tanpa terasa mata anda dikucek-kucek, enakkan? Ya pada kelelahan tersebut tanda klinisnya terasa mata pegel, tak enak bahkan gatal, lalu dikucek pasti terasa nikmat. Sekali-sekali boleh saja, tapi kalau sudah seringkali perlu dipertimbangkan, perlakukan mata anda dengan sebaik-baiknya.

Memang di jaman sekarang sdh bukan hal yang asing ,banyak orang bekerja didepan monitor sepanjang hari. Tidak ada kantor yg didalamnya tidak ada kom[puternya, meski komputer keluaran tahun awal-awal ada komputer alias computer jadul. Pada awalnya kita agak khawatir dg pengaruh komputer dapat mengganggu kesehatan tubuh terutama mata. Akan tetapi para ahli selalu mencari teroboson untuk menciptakan alat bantu yang semakin ramah dg kesehatan tubuh manusia .

Namun demikian, bekerja terlalu lama di depan layar monitor tetap saja dapat mempengaruhi kesehatan , seperti; mata lelah, ngeres, pegel, nyeri punggung , bahu dan leher,dll. Oleh karena itu perlu juga tahu bagaimana trik-trik cara mengatasi kelelahan dan ketegangan mata saat di depan layar monitor, sbb:

1. Bekerjalah di dalam ruangan yg cukup cahaya.
Perhatikan pencaharyaan di ruangan kerja anda. Jangan bekerja di ruangan yang terlalu terang shg menyilaukan mata, dan juga tidak terlalu gelap. Gunakan krey untuk mengatur cahaya yg masuk dari jemdela.

2. Gunakanlah filter monitor
Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar monitor, gunakan filter glass monitor

3. Periksalah monitor anda
Periksa apakah monitor anda masih dapat digunakan dg baik,adakah banyak ‘semut’nya? Bandingkan dengan monitor lain. Bila gambar tampak semakin buram dan berkedip-kedip sehingga tidak nyaman bagi mata anda, maka sdh waktunya memperbaiki atau mengganti monitoranda

4. Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca
Bila anda harus bekerja dengan menyalin atau sambil membaca kertas kerja, maka letakkanlah kertas kerja anda agar berada pada jarak yg seimbang dengan monitor dan mata anda

5. Perhatikan posisi monitor
Letakkan layer monitor sedemikian rupa shg membentuk sudut antara 10-15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan mata anda

6. Bekerjalah dengan ‘font’ yg besar
Jika anda harus mengedit tulisan di depan computer. Pastikan huruf yg anda gunakan cukup besar.Jangan paksakan mata anda membaca huruf kecil pada monitor.

7. Periksa Kacamata atau lensa kontak anda
Jika anda meanggunakan kacamata atau lensa kontak dan anda harus bekerja lam,sep[anjang hari di depan layer monitor, ada baiknya anda konsultasikan dengan dokter mata atau opktik anda agar anda bisa mendapatkan ukuran kacamata yang sesuai

8. Istirahatkan sejenak mata anda
Jika anda bekerja di depan layer monitor berjam-jam,maka usahakan berhenti setiap 1 jam selam 10-15 menit. Sambil berdiri dan bergerak sekalian ‘self massage’untuk relaksasi tubuh, bila dekat jendela lihatlah dengan pandangan jauh kearah hijaunya pohon-pohon di taman, baru kemudian segera kembali duduk bekerja dengan posisi semula.

ManFaatKan Waktu Luang Mu Ukhti ** PenYeManGaaTtzzz

Bagi akhwat yang masih lajang, mungkin banyak di antaranya yang sudah merindukan untuk menggenapkan setengah dien, tapi Allah masih belum mendatangkan jodohnya. Insya Allah hampir semuanya mengharapkan pasangan yang baik agamanya. Di antaranya ada yang menanti dengan sabar meskipun usia sudah menginjak kepala tiga. Ada yang tidak sabar menanti hingga akhirnya asal pilih aja, tidak menjadikan agama menjadi pertimbangan utamanya. Ada yang menantinya dengan santai aja, ntar kalo sudah waktunya ya datang sendiri . Ada pula yang hanya sekedar ingin, tapi tidak mempersiapkan menuju kesana. Tapi ada pula yang meskipun sudah siap dari segi usia, sudah punya maisyah tetapi belum punya keinginan menuju kesana.

Termasuk yang mana dirimu ukhti..? Bagaimanapun kondisimu ukhti, jangan sia-siakan waktumu dalam masa penantian itu. Jangan sia-siakan dengan angan-angan indah (karena belum tentu indah ) karena hal itu bisa membawamu pada zina hati. Jangan pula terlalu bersedih karena belum dapat jodoh juga. Ingatlah janji Allah dalam surat An Nuur:26, “wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” Jika kita ingin mendapatkan pasangan yang sholeh maka jadikan diri kita sholeh juga. Masih ada waktu bukan?

Jangan sia-siakan pula waktu, pikiran dan tenagamu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi maksiat. Kurangi hal-hal yang mubah seperti nonton TV, jalan-jalan, shopping, dll yang berlebihan.
Trus harus ngapain donk???

Buanyak atuh yang bisa kita kerjakan. Kembangkan ilmu dan potensi yang kita miliki, bisa dengan menyelesaikan kuliah (bagi yang belum lulus) atau melanjutkan kuliah lagi, atau ikut kursus-kursus. Dalam hal profesi kita bisa mencari pekerjaan yang sesui dengan bidang atau minat kita tapi dipertimbangkan juga, save ga diri kita sebagai akhwat bekerja disana? Syukur kalau kita bisa bekerja sekaligus berdakwah dan mengembangkan ilmu kita disana, sekali dayung beberapa pulau terlampaui. OK?

Trus coba kita pikirkan tentang masalah-masalah ummat? Jangan trus sibuk kuliah atau kerja tidak mikirkan tentang masalah ummat. Ingat sabda Rasulullah, barangsiapa ketika bangun tidak memikirkan umatku maka dia tidak termasuk dalam umatku. Masalah-masalah ummat itu ada banyak kalau kita mau BUMBATA di sekitar kita. Tidak hanya mencermati saja, tapi yang penting cari solusi. Coba kita tanya diri kita, kalau kita menyatakan bangga terhadap Islam, apa yang sudah kita perbuat untuk Islam? Kalau kita sudah berkomitmen terhadap dakwah, sudah maksimalkah yang kita lakukan selama ini?

Ada banyak orang di sekitar kita yang belum berIslam dengan benar, ada banyak yang ingin belajar Islam, ada banyak yang butuh dibina, tetapi terkadang kita justru ‘membinasakan’nya dengan menelantarkan mereka.

Trus apalagi yang bisa kita kerjakan? Siapkan bekal sebanyak-banyaknya mulai sekarang untuk membangun rumah tangga yang Islami dan membangn masyarakat yang Islami pula. Mulai persiapan spiritual, persiapan konsepsional, persiapan fisik, persiapan material dan persiapan sosial.Kalau ingin tahu lebih lanjut, baca buku dech, kalau ada waktu lain kali Insya Allah saya tuliskan. Oh ya, jangan lupa, belajar masak
Tuh kan… banyak sekali yang bisa dan bahkan ada yang harus kita lakukan. Katanya Ust. Hasan Al Banna, Sesungguhnya beban yang kita miliki lebih banyak dari waktu yang tersedia. Banyak yang bisa kita kerjakan, jangan ditunda-tunda, mumpung kita masih punya banyak waktu luang. Mumpung belum disibukkan oleh urusan rumah tangga, mengurus suami dan anak, dsb. Seorang ibu bercerita, masa-masa gadisnya dulu adalah masa-masa keemasan dimana dia punya banyak waktu untuk beramal, mengembangkan diri dan berkontribusi untuk ummat dan dakwah. Tapi bukan berarti trus ketika sudah berkeluarga dia tidak lagi bisa berdakwah dan beraktifitas, justru bertambah kontribusinya karena ada yang mendukung.dan membantu. Asalkan bisa memenej waktu dengan baik dan mempertimbangkan fiqih prioritas, Insya Allah bisa seimbang.

Yuk, jangan hanya berdiam diri saja, jangan termasuk golongan muslim yang duduk. Terus berkarya dan bersabarlah. Insya Allah Allah maha tahu yang terbaik buat kita, siapa dan kapan waktunya. Dengan waktu yang kita miliki kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan terus berkontribusi menuju kejayaan ummat.
Wallahu a’lam bishowab, semoga bisa menjadi taujih dan penyemangat terutama buat diri sendiri.

Senin, 22 Maret 2010

Kasih Seorang Ibu



Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada
ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab,
Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si
anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.

"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu
menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"
Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada
alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap
bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.
"Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,

"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.
Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia
dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan
lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan
mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula,
ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan,
pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya,
walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk
mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam
situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai
perasaannya, melukai hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah
yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut
olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui
masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab,
bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan
jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik
adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali
pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling
melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan
perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar
dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan
yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah
air mata kehidupan".

Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih
hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga.

Kasih ibu itu seperti lingkaran, tak berawal dan tak berakhir.
Kasih ibu itu selalu berputar dan senantiasa meluas, menyentuh
setiap orang yang ditemuinya. Melingkupinya seperti kabut pagi,
menghangatkannya seperti mentari siang, dan menyelimutinya
seperti bintang malam.

Semoga Yang Maha Kuasa mengampuni dosa-dosanya.